Semarang, 19 September 2025 – Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menegaskan pentingnya transformasi kelembagaan Bawaslu agar tetap relevan menghadapi tantangan zaman, khususnya di era digital dan disrupsi teknologi informasi. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu Bersama Mitra Kerja Bawaslu Kota Semarang yang digelar di Hotel Novotel Semarang, Jumat (19/9).
Acara ini juga dihadiri oleh Anggota Komisi II DPR RI Wahyudin Noor Aly, Wakil Wali Kota Semarang, Ir. Iswar Aminuddin, M.T., serta pegiat pemilu Erik Kurniawan, bersama jajaran Bawaslu, akademisi, ormas, hingga mahasiswa.
Dalam paparannya, Azis Subekti mengingatkan bahwa tantangan demokrasi Indonesia bukan hal baru, merujuk pada sejarah panjang kolonialisme hingga strategi asimetris yang diwariskan. “Demokrasi adalah pilihan terbaik, tetapi bisa menjadi koruptif jika tidak dikelola dengan baik. Pemimpin harus lahir dari agenda internal bangsa, bukan didikte pihak eksternal,” tegasnya.
Menurut Azis, Bawaslu tidak cukup hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga harus bertransformasi menghadapi ancaman eksternal seperti penyalahgunaan media sosial, artificial intelligence (AI), serta kesenjangan literasi digital.
Fenomena konsolidasi gerakan di dunia maya yang bahkan melibatkan pelajar tingkat SMK menjadi perhatian serius. “Ini bukti rapuhnya integritas generasi muda akibat kesenjangan literasi. Bawaslu harus hadir dengan strategi pengawasan baru yang sesuai zaman,” ujarnya.
Azis juga menekankan bahwa Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri, melainkan perlu berjejaring dengan pemerintah daerah, KPU, ormas, dan masyarakat sipil. “Semangat otonomi daerah harus dimanfaatkan. Bawaslu kabupaten/kota bisa berinovasi melalui aturan atau inisiatif sesuai kebutuhan lokal, tanpa selalu bergantung pada pusat,” jelasnya.
Azis menutup dengan ajakan agar seluruh elemen bangsa, khususnya Bawaslu, mampu membaca dinamika zaman dengan bijak. “Tugas kita bukan hanya mengawasi jalannya Pemilu, tetapi juga memastikan demokrasi tetap substansial dan berpihak pada rakyat. Penguatan Bawaslu adalah kunci agar Pemilu ke depan tidak hanya prosedural, tapi juga benar-benar bermakna bagi masyarakat,” pungkasnya.

Azis Subekti: Gudang Bulog, Ketersediaan Beras dan Harga yang Dijaga Tetap Waras
Wonosobo, 27 April 2026 — Ada jenis kerja pemerintah yang kongkret, tidak hadir di panggung, tetapi sangat menentukan apakah dapur
