Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, bersama Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil Kemendagri, Muhammad Nuh Al-Azhar, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, Anggota KPU RI, August Mellaz, serta Direktur Eksekutif Virtue Research Institute (VRI), Muhammad Naziful Haq, menjadi narasumber dalam diskusi publik bertajuk “Menegakan HAM dalam Pemilu dan Pemilihan” yang digelar di Media Center KPU, Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Dalam forum ini, para pembicara menegaskan bahwa penegakan hak asasi manusia merupakan fondasi penting bagi terciptanya pemilu yang inklusif, adil, dan demokratis. Diskusi menyoroti pentingnya negara menjamin hak konstitusional setiap warga negara untuk memilih, dipilih, dan berpartisipasi secara penuh dalam proses politik tanpa diskriminasi, kekerasan, tekanan, maupun manipulasi.
Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menekankan bahwa keberhasilan pemilu tidak hanya diukur dari aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga sejauh mana negara mampu melindungi hak warga agar berpartisipasi secara setara. Sementara itu, KPU, Bawaslu, dan Kemendagri menyampaikan komitmen memperkuat koordinasi lintas lembaga untuk memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan transparan, akuntabel, serta selaras dengan prinsip penghormatan HAM.
Diskusi publik ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi gagasan dan penguatan kerja bersama agar Pemilu 2024 tidak hanya memenuhi standar administrasi, tetapi juga menjunjung tinggi martabat dan kebebasan politik seluruh warga negara.

Negara yang Kembali Mengingat Dirinya Catatan Sejarah Politik Indonesia Kontemporer
Oleh Azis Subekti Anggota DPR RI Komisi II Fraksi Gerindra Sejarah politik Indonesia bergerak tidak seperti garis lurus melainkan seperti
