Ngabuburit di Wonosobo, Azis Subekti Tegaskan Ekonomi Rakyat Berawal dari Desa



Wonosobo Anggota DPR RI Azis Subekti mengisi waktu ngabuburit dengan kegiatan sederhana yaitu mengunjungi peternak kambing di wilayah Wonosobo, Jawa Tengah. Di tengah suasana sore pegunungan yang tenang, kunjungan tersebut menjadi ruang refleksi mengenai arah pembangunan ekonomi nasional yang menurutnya harus tetap berakar pada kehidupan desa.

Momen tersebut dibagikan langsung melalui akun media sosial X miliknya. https://x.com/azissubekti/status/2027410395716296705?s=20

Dalam cuitannya, Azis Subekti menuliskan bahwa ngabuburit sambil nengokin kambing mengingatkannya bahwa ekonomi rakyat tumbuh dari kandang kandang kecil di desa. Unggahan tersebut mendapat respons positif dari warganet karena dinilai menggambarkan realitas ekonomi masyarakat yang sering luput dari perhatian publik.

Bagi Azis Subekti, aktivitas peternakan rakyat bukan sekadar kegiatan ekonomi biasa. Di balik kandang sederhana terdapat kerja keras keluarga desa yang menjaga perputaran ekonomi lokal, memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus mempertahankan tradisi produktif masyarakat pedesaan.

Ia menilai bahwa selama ini diskusi mengenai ekonomi nasional kerap terlalu berfokus pada angka pertumbuhan, investasi besar, maupun pembangunan infrastruktur berskala nasional. Padahal kekuatan ekonomi Indonesia justru bertahan karena aktivitas ekonomi kecil yang tersebar di ribuan desa.

Menurutnya, petani dan peternak merupakan aktor ekonomi yang bekerja tanpa sorotan besar tetapi memiliki kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Ketahanan ekonomi nasional, kata Azis Subekti, tidak dibangun dalam satu malam, melainkan melalui kerja harian masyarakat desa yang berlangsung terus menerus.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya kebijakan negara yang memberi ruang tumbuh bagi ekonomi rakyat. Akses pembiayaan yang mudah, pendampingan usaha, stabilitas harga hasil ternak dan pertanian, serta pembangunan infrastruktur desa menjadi faktor penting agar ekonomi berbasis masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan.

Azis Subekti menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh menjauh dari realitas rakyat. Kehadiran langsung di desa desa, menurutnya, menjadi cara terbaik memahami kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan kebijakan publik tetap relevan dengan kondisi lapangan.

Kegiatan ngabuburit di Wonosobo ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak selalu terlihat dalam proyek besar atau angka statistik, tetapi hadir dalam aktivitas sederhana masyarakat yang terus bekerja menjaga keberlangsungan hidupnya.

Ia berharap perhatian terhadap sektor peternakan rakyat dan ekonomi desa terus diperkuat agar generasi muda melihat desa sebagai ruang masa depan, bukan sekadar tempat yang ditinggalkan.

Ketika desa hidup, ekonomi nasional memiliki fondasi yang kuat. Dari kandang kandang kecil di desa, roda ekonomi bangsa sesungguhnya terus bergerak dan tumbuh.

Related Posts