PURWOREJO, SEDULURAZIS.ID,-Kabar baik datang dari Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo. Aspirasi masyarakat terkait penanganan saluran Apurgawe Karangaglik mendapat respons cepat. Hanya dalam waktu tiga hari setelah disampaikan kepada Azis Subekti, jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turun langsung ke lokasi dengan membawa alat berat.
Kehadiran tim teknis tersebut menjadi langkah awal yang membawa harapan baru bagi masyarakat. Penanganan saluran Apurgawe Karangaglik diharapkan dapat mengurangi risiko banjir yang selama ini mengancam permukiman warga dan lahan pertanian di wilayah Kecamatan Butuh.
Sebelumnya, sejumlah kepala desa di Kecamatan Butuh menyampaikan aspirasi mengenai kondisi saluran Apurgawe Karangaglik yang mengalami penyempitan dan pendangkalan. Kepala Desa Kedung Mulyo menjadi juru bicara dalam menyampaikan persoalan tersebut kepada Azis Subekti.
Menurut keterangan para kepala desa, kondisi saluran tersebut menjadi salah satu penyebab banjir yang berdampak pada 11 desa ketika musim penghujan. Masyarakat pun mengusulkan normalisasi pada ruas saluran sepanjang kurang lebih 540 meter agar aliran air dapat kembali berfungsi lebih optimal.
Aspirasi Warga Kecamatan Butuh Mendapat Respons Cepat
Respons dalam waktu tiga hari ini menjadi perkembangan positif bagi masyarakat Purworejo. BBWS Serayu Opak bersama jajaran Kementerian PU telah hadir di lokasi dengan membawa alat berat sebagai langkah awal penanganan.
Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian PU serta BBWS Serayu Opak atas perhatian dan tindak lanjut terhadap aspirasi masyarakat.
Baginya, komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, wakil rakyat, dan pemerintah pusat merupakan bagian penting dalam menyelesaikan persoalan pembangunan di daerah.
Aspirasi masyarakat harus mendapatkan perhatian dan dikawal hingga menghasilkan langkah nyata. Kehadiran jajaran teknis di lapangan menjadi bukti positif bahwa kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas lembaga.
Normalisasi Saluran Penting bagi Keselamatan Warga dan Petani
Penanganan saluran Apurgawe Karangaglik bukan sekadar persoalan infrastruktur pengairan. Lebih dari itu, upaya ini berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat, perlindungan lahan pertanian, dan keberlangsungan aktivitas ekonomi warga.
Ketika musim penghujan tiba, kapasitas saluran yang tidak optimal dapat meningkatkan risiko luapan air. Karena itu, normalisasi diharapkan mampu memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi banjir di wilayah terdampak.
Infrastruktur pengairan yang baik juga menjadi salah satu penopang penting sektor pertanian. Saluran yang berfungsi optimal akan mendukung pengelolaan air, melindungi lahan produktif, dan memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan.
Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo
Perhatian terhadap persoalan infrastruktur di tingkat desa sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pembangunan dari desa, meningkatkan infrastruktur, dan mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Pembangunan tidak hanya diukur dari proyek-proyek besar, tetapi juga dari kemampuan negara menjawab kebutuhan nyata masyarakat di daerah.
Penanganan saluran Apurgawe Karangaglik menjadi salah satu contoh pentingnya sinergi antara aspirasi masyarakat dan respons pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan.
Azis Subekti berharap langkah awal yang telah dilakukan BBWS Serayu Opak dan Kementerian PU dapat berlanjut hingga penanganan berjalan tuntas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Respons cepat ini patut diapresiasi. Harapannya, masyarakat di 11 desa semakin terlindungi dari ancaman banjir, sementara lahan pertanian dapat terjaga dengan lebih baik.
Aspirasi masyarakat adalah amanah yang harus diperjuangkan. Ketika komunikasi berjalan baik dan pemerintah hadir memberikan solusi, pembangunan benar-benar dapat dirasakan hingga ke desa.

