Azis Subekti Sentil Keras: Negara Tak Butuh Laporan Palsu yang Menyenangkan Atasan



JAKARTA – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, melontarkan kritik tajam terhadap budaya laporan “asal bapak senang” yang masih terjadi di lingkungan pemerintahan.

Ia menegaskan, negara tidak membutuhkan laporan yang dibuat untuk menyenangkan atasan, tetapi mengabaikan kondisi nyata di lapangan.

“Negara ini tidak membutuhkan laporan yang indah di atas kertas, tetapi rapuh di lapangan. Tidak membutuhkan rapat penuh angka keberhasilan, tetapi miskin kejujuran atas kesulitan,” tegasnya.

Menurut Azis, stabilitas ekonomi yang selama ini dijaga tidak akan memiliki makna jika tidak dibarengi dengan kejujuran dalam pelaksanaan kebijakan. Ia menilai masih ada pejabat yang belum berani menyampaikan fakta sebenarnya.

Ia pun mengapresiasi arahan Presiden Prabowo Subianto terkait disiplin anggaran dan keberpihakan pada ekonomi rakyat. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar terletak pada kualitas eksekusi di tingkat teknis.

“Masalahnya bukan pada arah kebijakan, tapi pada keberanian menjalankan dan melaporkan apa adanya,” ujarnya.

Azis meminta para menteri dan kepala lembaga untuk lebih terbuka dalam menyampaikan hambatan di lapangan, bukan sekadar menyajikan angka keberhasilan.

“Biasakan menyampaikan kesulitan yang memerlukan terobosan dan koordinasi. Dari kejujuran itulah kebijakan bisa diperbaiki,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan agar kritik terhadap kondisi ekonomi tetap berbasis data, serta tidak terjebak dalam narasi menyesatkan yang justru merusak kepercayaan publik.

“Jika stabilitas tidak diikuti kejujuran dalam eksekusi, maka hanya akan menjadi ketenangan yang menunda masalah,” pungkasnya.

Related Posts