Kebumen – Salah satu evaluasi dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan adalah beban kerja pengawas yang tidak sebanding dengan jumlah penyelenggara di tingkat bawah. Saat ini, satu desa hanya memiliki satu orang Pengawas Desa, sementara jumlah PPS mencapai tiga orang. Begitu pula di TPS, hanya ada satu Pengawas TPS, sedangkan KPPS berjumlah tujuh orang. Kondisi ini membuat tugas Pengawas begitu berat, karena harus mengawasi proses pemungutan dan penghitungan suara, memantau kinerja KPPS, hingga memperhatikan perilaku pemilih, dengan berbagai keterbatasan alat kerja.
Situasi tersebut sempat disampaikan oleh Nur Kholiq, anggota Bawaslu Provinsi Jateng, saat membuka kegiatan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten Kebumen, Sabtu (13/9/2025).
Menanggapi hal itu, Azis Subekti, Anggota Komisi II DPR RI, memberikan perspektif berbeda dengan menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM). Ia mencontohkan praktik di negara maju, di mana satu orang mampu menyelesaikan banyak pekerjaan sekaligus. “Di suatu negara maju, ada satu orang yang bertugas membawa tangki BBM. Dia menyetir sendiri, mengisi tangki sendiri, melakukan administrasi sendiri, tanpa bantuan orang lain. Ini bukan soal beban kerja semata, tetapi kualitas SDM yang mumpuni,” jelas Azis.
Menurutnya, tantangan terbesar dalam sistem pengawasan pemilu di Indonesia adalah bagaimana menyiapkan SDM yang memiliki kapasitas dan daya tahan menghadapi kompleksitas kerja di lapangan. “Ke depan, lembaga-lembaga di negeri ini harus berorientasi pada transformasi pembelajaran kepada masyarakat. Kita perlu mencontoh bagaimana negara lain meningkatkan kualitas SDM sehingga mampu menyelesaikan masalah secara mandiri,” tegas politisi Gerindra itu.
Selain Azis Subekti, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber lain, yakni Dian Permata (pegiat Pemilu dari Sindikasi Indonesia), Nur Kholiq (Bawaslu Provinsi Jateng), dan Mei Nurlaela (KPU Provinsi Jateng). Sebanyak 35 peserta dari mitra eksternal Bawaslu turut hadir untuk memberikan masukan dalam memperkuat kelembagaan pengawas Pemilu di Kebumen.

Azis Subekti: Gudang Bulog, Ketersediaan Beras dan Harga yang Dijaga Tetap Waras
Wonosobo, 27 April 2026 — Ada jenis kerja pemerintah yang kongkret, tidak hadir di panggung, tetapi sangat menentukan apakah dapur
