Kawal Nasib Petani Temanggung, Azis Subekti Minta Kebijakan Nikotin dan Tar Tidak Merugikan Rakyat


JAKARTA — Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra,  Azis Subekti (Mas Azis), menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama para petani tembakau di daerah. Menanggapi aspirasi terkait penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024, Mas Azis meminta agar rencana penetapan batas maksimal kadar nikotin dan tar tidak diambil secara terburu-buru hingga mengancam mata pencaharian masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Mas Azis saat menerima audiensi dari Komite Pertembakauan Temanggung yang didampingi oleh Wakil Ketua beserta anggota DPRD Kabupaten Temanggung di Senayan.

“Perlindungan kesehatan dan kesejahteraan petani harus berjalan beriringan. Negara harus hadir membawa kebijakan yang seimbang, memberikan kepastian, serta menjaga keberlanjutan ekonomi daerah penghasil tembakau seperti Temanggung,” tegas Azis Subekti.

Poin Utama Perjuangan Mas Azis untuk Petani Tembakau
Kajian Menyeluruh & Transparan: Mengingat tembakau Temanggung telah menjadi tulang punggung ekonomi daerah selama puluhan tahun, Mas Azis mendesak agar penyusunan kebijakan dilakukan secara terbuka dan melibatkan petani serta pemerintah daerah.

Cegah Dampak Sosial-Ekonomi: Kebijakan dengan niat baik jangan sampai justru memicu masalah baru bagi petani, buruh, hingga industri lokal yang menggantungkan hidup pada sektor pertembakauan.

Selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo: Perjuangan ini merupakan bentuk nyata komitmen Gerindra dalam mengawal visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto—yaitu memperkuat kemandirian ekonomi nasional, membuka lapangan kerja, dan membangun Indonesia dari daerah.

Sebagai wakil rakyat dari Fraksi Partai Gerindra, Mas Azis memastikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat Temanggung akan dikawal secara menyeluruh dalam proses pengambilan kebijakan di tingkat pusat demi terwujudnya ekonomi kerakyatan yang berkeadilan.

 

 

Related Posts